Evakuasi Korban Gempa Nabire Terhambat karena Hujan
Sabtu, 27 Nov 2004 14:56 WIB
Jakarta -
Nabire saat ini masih terus digoncang gempa susulan. Goncangan terjadi hampir setiap saat, meski kekuatannya relatif lemah. Hal ini menyulitkan Wakapolres Nabire Kompol Wempy Batlayery Nabire dan jajarannya untuk mengevakuasi korban yang diduga masih tertimpa reruntuhan bangunan.“Apalagi cuaca kurang mendukung. Hujan datang lalu berhenti, tak lama kemudian hujan lagi. Begitu terus menerus mulai tadi malam hingga sekarang,” kata Wempy pada detikcom per telepon, Sabtu (27/11/2004) pukul 14.30 WIB.Cuaca yang kurang bersahabat ini menambah keprihatianan warga Nabire yang tinggal di tenda-tenda dekat jalan atau dekat rumah mereka. Tenda yang mereka pakai adalah tenda bekas yang dipakai sewaktu gempa Februari lalu. Wempy mengkhawatirkan kondisi masyarakat Nabire karena belum ada bantuan yang datang. “Sampai saat ini belum ada bantuan datang. Yang paling kami butuhkan adalah tenda-tenda baru, bahan makanan pokok, dan obat-obatan,” katanya. Pada pukul 14.20 waktu setempat, rombongan gubernur didampingi pangdam, wakapolda, dan beberapa kepala dinas memantau kondisi warga Nabire. Mereka pulang pukul 16.00 waktu setempat. “Hingga saat ini korban tewas tercatat 13 orang,” tandas Wempy.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































