"Saya kira minggu ini sudah oke. Fraksi-fraksi semuanya sudah oke," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin (6/1/2014).
"Tadi saya juga sudah ketemu ketua DPRD. Kita udah sepaham," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita putuskan lebih baik lambat sedikit, toh juga nanti kalau terlambat ada di e-katalog kan? Sama kalau terlambat 1- 2 bulan, kalau pake e-katalog sama daripada Desember juga nggak ada gunanya tapi mesti tender. Tendernya aja nunggu waktu sangganya 45 hari makanya kita langsung cepat," ungkapnya.
Jokowi sebelumnya mengaku kesal karena APBD DKI Jakarta belum juga disahkan oleh pihak DPRD sejak Oktober 2013. "Perlu saya sampaikan Maret 2014, kegiatan harus berjalan. Nggak kayak kemarin baru jalan Juli. Sehingga nanti tidak pontang panting akhir tahun. Kebiasan itu harus dihilangkan. Meskipun sampai sekarang persetujuan belum," ucap Jokowi.
Permasalahan RAPBD 2014 antara pemprov DKI dan DPRD juga sempat mencuat saat Wakil Gubernur DKI, Basuki T Purnama menyoroti adanya anggaran yang sudah dihapus olehnya namun kembali muncul dalam pembahasan di tangan dewan. Ia mensinyalir adanya permainan antara dinas dan anggota DPRD sehingga angka tersebut muncul kembali.
(mnb/tfq)











































