"Manusianya bagaimana? Harkat hidup orang banyak kan tanggung jawab pemerintah. Solusi sekarang cuma teknikal, solusi untuk manusianya belum ada," kata Ketua DPP Organda, Eka Sari Lorena di Terminal Lebakbulus, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2014).
Eka menuturkan, pemerintah seharusnya menyediakan lokasi baru yang masih kosong di wilayah Jakarta Selatan. Pengalihan rute ke Terminal Kampung Rambutan, Pulogadung, dan Kalideres hanya akan memindahkan masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita yang juga menjabat sebagai Dirut Lorena Transportation Group ini juga menyoroti lemahnya usaha sosialisasi dari pemerintah.
"Step-step kurang tersosialisasi dengan baik, buktinya banyak friksi. Kalau sosialisasi mendalam dan rinci, orang lebih paham dan upaya mereka melakukan aksi bisa terstruktur," sambung Eka.
Para karyawan yakni sopir dan kernet yang keberatan dengan penutupan terminal tersebut masih melakukan aksi di dalam Terminal Lebakbulus. Mereka membentangkan spanduk dan menyanyikan yel-yel. Hingga saat ini, aksi berlangsung secara kondusif.
Kapolsek Cilandak Kompol HM Sungkono mengatakan, 446 anggota disiagakan untuk mengamankan aksi damai ini.
"Sebanyak 446 anggota dilibatkan untuk pengamanan terminal Lebak Bulus. Ini merupakan gabungan dari Dishub, TNI, Polri, dan Satpol PP. Kita akan berjaga sampai esok hari," kata Sungkono di terminal Lebakbulus.
(/)










































