Kritik Golongan Tua, Kaum Muda NU Siapkan Muktamar
Sabtu, 27 Nov 2004 13:33 WIB
Semarang -
Muktamar NU ke-31 yang akan dibuka Minggu besok di Donohudan Solo sepertinya bakal ramai. Pasalnya, anak muda NU yang tergabung dalam Kaum Muda NU (KMNU) juga menyiapkan acara serupa di arena muktamar.Acara itu akan diikuti para aktivis muda NU yang bergerak di dunia buruh, NGO, birokrasi, keagamaan, pengusaha, mahasiswa, dan kalangan kalangan profesi. Mereka telah mengundang beberapa petinggi NU dan ratusan anggotanya di seluruh Jawa dan Lampung."Acara memang seperti muktamar, cuma tidak ada sidang-sidang saja. Kami menyiapkan panggung diskusi, pentas seni budaya, dan pameran. Siapa saja boleh ikut," kata salah satu anggota KMNU Naeni Amanulloh di sekretariat sementara, Jl Lempongsari Semarang, Sabtu (27/11/2004).Naeni menyatakan, tujuan diadakannya acara itu adalah untuk mengingatkan elit NU yang larut dalam dunia yang bukan wilayahnya. Misalnya, dunia politik dan kekuasaan. Di acara itu, mereka akan merefleksikan sejarah dan gerak NU sejak kelahirannya hingga sekarang."Sejarah NU diwarnai dengan pergulatan memperjuangkan bangsa dan pembangunan masyarakat. Elit NU era dulu seperti itu. Tapi sekarang kondisinya berbalik. Perhatian ke arah kepentingan bangsa dan masyarakat sedikit terabaikan gara-gara masuknya elit NU ke politik praktis," kata Naeni.Di tempat yang sama, Kuat Hermawan Santosa menyatakan, tokoh-tokoh yang sudah bersedia hadir di antaranya, Abaa Mun'im (Ketua PBNU), Yenny Abdurahman Wahid, Endin J Soefihara (Ketua PPP), Muchyidin Arubusman (Sekjend PBNU), Kofifah Indar Parawansa (mantan Meneg PP), Yusuf Kudhori (Putra KH Abdurahman Khudhori Magelang), Muhaimin Iskandar (Wakil Ketua DPR RI), dan lain-lain."Mereka akan mendiskusikan bareng soal NU, kebangsaan, dan kerakyatan. Arena muktamar terlalu politis untuk bicara seperti ini. Kami juga mengundang pengamat NU yakni Ken Michi, Martin Van Bruinessen, dan Andree Filliard," imbuhnya.Sementara untuk pentas seni dan budaya, kata Kuat, pihaknya juga sudah memastikan hadirnya penyair Acep Zam-Zam Noor, Ahmad Tohari, Halim HD, dan Gus Mus. Beberapa budayawan ini, akan memamerkan lukisannya.Kuat menambahkan, hasil acara yang diadakan KMNU tidak menutup kemungkinan akan disodorkan di arena muktamar. Tapi hal itu bukan satu-satunya harapan. "Kami hanya ingin elit dan kaum tua NU kembali mengenali sejarah demi keberlangsungan jami'ah ke depan," tuturnya.Rencananya, Sabtu malam, acara akan dibuka. Sebagaimana agenda muktamar, acara itu juga akan dilangsungkan hingga 2 Desember mendatang. Mereka menempati halaman rumah Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kec Ngemplak Boyolali yang kebetulan tidak jauh dari lokasi muktamar NU.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































