Apa Arti Jawaban 'Nggih' Jokowi?

Apa Arti Jawaban 'Nggih' Jokowi?

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 06 Jan 2014 10:22 WIB
Apa Arti Jawaban Nggih Jokowi?
Jakarta - Di depan media Jokowi selalu menjawab 'nggak mikir' setiap ditanya soal Pilpres 2014, namun di depan warga Jokowi lebih gamblang. Apakah Jokowi sudah punya tiket ke Pilpres? Atau baru sekadar ambisi menunggu restu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri?

Selama ini Jokowi memang terkesan menghindari pertanyaan seputar Pilpres 2014. Meskipun elektabilitasnya di atas angin, Jokowi selalu menjawab 'nggak mikir' atau 'soal parpol ke Ibu Mega' setiap kali ditanya soal peluangnya nyapres di 2014.

Namun jawaban berbeda dilontarkan Jokowi kepada warta DKI. Jumat (31/1) lalu, Jokowi yang tengah mencari bajaj mendapat sapaan berbau politis dari warga, seputar pencapresannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumat lalu Jokowi ngantor tanpa mobil dinas sebagai bentuk program one day no car. Saat Jokowi yang memakai baju sadariah keluar dari kantor di Balai Kota DKI, banyak warga DKI yang menyapa. Di antara warga yang menyapa Jokowi, ada yang berteriak, "Pak, RI 1 yoo?".

Jokowi pun langsung menjawab lengkap dengan senyuman khasnya. "Nggiiiih".

Para peliput sebenarnya sempat bertanya langsung ke Jokowi terkait jawaban yang artinya iya itu. Mengingat selama ini Jokowi tak pernah setegas itu menjawab seputar isu pencapresan. Namun Jokowi mengelak. "Ah kamu ini," sahut Jokowi mengelak.

Elite PDIP ikut merespons jawaban mengagetkan dari Jokowi itu. Menurut Wasekjen PDIP Hasto Kristianto, sampai saat ini belum ada restu pencapresan Jokowi.

"Belum ada (restu capres), sebagaimana disampaikan ibu Megawati kita akan menunggu," kata Wakil Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto pada wartawan, Minggu (5/1) lalu.

Ia mengatakan PDIP sudah mempersiapkan beberapa strategi untuk pemenangan tahun 2014. "Dalam politik kita mempersiapkan ada skenario A, B, dan C," terangnya.

Lalu apa arti jawaban Jokowi sebenarnya? Apakah Jokowi benar-benar sudah menatap RI 1 dan ingin masyarakat mulai mengetahui hal itu?

"Atau jangan-jangan Jokowi salah dengar, karena belum ada keputusan dari PDIP dan posisi Jokowi tergantung instruksi Megawati," seloroh pengamat politidxk yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Senin (6/1/2014).

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads