"Drumband yang kadang disebut 'drumband setan' itu, ada yang mengatakan itu kegiatan latihan taruna AAU di Maguwo. Tetapi teman-teman yang tinggal dekat sana mengatakan bukan. Yang suka mistik lalu secara asal-asalan menyebut drumband-nya eks 'Pemuda Rakyat', yang tentu saja sudah pada meninggal," tulis pembaca detikcom dalam A Bardhono dalam surat elektronik ke redaksi@detik.com, Senin (6/1/2014).
Bardhono tinggal dan bersekolah di Yogya pada taun 1968-1975. Saat itu suara drumband di pagi buta jelas terdengar di seluruh wilayah kota. Bardhono menuturkan, siapa pun yang memainkannya, pastinya suara itu bikin kangen warga Yogya apalagi para perantau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain lagi pendapat pembaca detikcom lainnya, Agus S Pria, yang bekerja di sebuah perusahaan minyak ini. Dia menuturkan dugaan lain soal suara drumband yang tak pernah jelas asal suaranya.
"Saya bekerja di perusahaan minyak, dan kadang ngobrol dengan orang yang bekecimpung di bidang geologi (geologist), bisa diprediksi bahwa suara drumband itu adalah suara gema dalam sinkhole," tutur Agus dalam surat elektroniknya.
Sinkhole ini merupakan fenomena alam terkait pergeseran bebatuan di perut bumi. "Sinkhole ini cukup berbahaya apabila di atas sebuah rumah, rumah itu bisa ambles sampai beberapa ratus meter," terangnya.
Semua cerita soal drumband misterius ini masih serba dugaan. Masih terus dicari dan ditelusuri, dari mana sebenarnya suara itu berasal.
(/)










































