"Tingginya potensi kerawanan ini mengingat di sepanjang 2013, di keenam wilayah tersebut paling banyak terjadi konflik sosial," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane dalam rilisnya, Sabtu (4/1/2014).
Dalam catatan IPW, sepanjang 2013 terjadi 24 peristiwa konflik sosial dengan jumlah korban tewas 59 orang di Papua. Di Jabar terdapat 24 konflik sosial dengan korban tewas 29 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah terbesar korban tewas di Jakarta adalah akibat bentrokan antar ormas, warga, pemuda, kelompok, dan preman," terang Neta.
Neta berharap pemerintah dan Polri mengantisipasi potensi konflik sosial agar tidak menjadi gangguan bagi Pemilu legislatif maupun Pilpres.
(fdn/kff)











































