Percobaan perampokan ATM ini terjadi pada Sabtu (4/12/2014) sekitar pukul 03.00 WIB di Jl Hangtuah, Kecamatan Teyanan Raya, Pekanbaru. Kali ini, ATM BNI yang berada di sekitar SPBU menjadi sasarannya.
Kawanan bandit ini sudah sempat merusakan mesin ATM BNI tersebut. Namun para pelaku tidak sempat mengambil uang dalam ATM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lantas kami mendatangi tempat ATM itu. Belum sampai tujuan, kami melihat ada mobil Avanza bergegas meninggalkan ATM dan melaju kencang," kata Herman kepada wartawan.
Merasa curiga lantas keduanya mengecek ke dalam ATM. Mesin ATM BNI telah dirusak namun brankas uangnya tidak sempat dikeluarkan.
Merasa kondisi brankas ATM BNI tidak bisa dibobol, mereka lantas mengecek tower seluler yang masih satu wilayah di SPBU. Dari sana diketahui, ternyata seluruh baterai untuk mesin pembangkit di tower sudah tidak ada.
"Kawanan bandit itu menggasak baterai yang ada di tower seluler itu. Ada 8 baterai untuk menghidupkan genset yang mereka ambil dengan cara merusakan pintu pagar masuk," kata Herman.
Sementara itu, Kapolsek Tenayan Raya Kompol Kukuh Yulianto Widodo bersama Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan dilokasi kejadian.
"Kawanan pencuri yang diperkirakan lebih dari tiga orang itu. Sebelum merusak mesin ATM, para pelaku ini telah duluan mengambil delapan unit baterai di tower," katanya.
(cha/aan)











































