"Saya baru ketemu Irham Buana waktu mau lebaran 2012, bukan saya tidak kenal ya," kata Bonaran di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2014).
Bonaran menambahkan, dia bertemu dengan eks Ketua KPUD Sumut setelah dia menjabat sebagai bupati. Dia menegaskan tak pernah bertemu dengan Irham Buana saat mencalonkan diri sebagai Bupati Tapanuli Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Tapanuli Tengah itu juga membantah tegas soal kabar adanya uang yang dia berikan ke Irham Buana. Kabarnya, uang diberikan karena Irham Buana kenal dekat dengan Akil Mochtar yang saat itu duduk sebagai hakim anggota yang menangani perkara sengketa Pilkada Tapanuli Tengah.
"Saya tidak pernah menyuruh orang memberikan uang dalam kasus ini. Perkara saya inikan perkara yang sudah menang mutlak 62%, tidak pernah saya suruh itu," jelas Bonaran.
Sebelumnya, usai diperiksa KPK, Eks ketua KPUD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution mengakui kenal dekat dengan Akil Mochtar. Irham juga membenarkan, dirinya pernah beberapa kali 'nongkrong' bareng Akil.
Bahkan ada dugaan istri Irham pernah mentransfer uang sebesar Rp 260 juta kepada Akil. Namun, Irham saat itu mengungkapkan jika hal tersebut belum ditanyakan kepada sang istri.
"Waduh kalau itu belum saya tanyakan ke istri," ungkap Irham (22/11/2013).
(kha/jor)











































