Motor tersebut ditemukan petugas di lokasi penggerebekan teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan. Kepastian tersebut didapat polisi setelah menemukan sepasang plat nomor motor di bagasi motor tersebut.
Solehuddin sengaja diundang ke Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2013), atas undangan Divisi Humas Polri. Dihadapan wartawan dia menyampaikan ciri-ciri motor yang dirampak dua teroris, Jumat (16/8/2013) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga masih mengingat betul kejadian naas yang menimpa dirinya malam hari itu, dimana detik-detik moncong senjata terarah ke kepalanya.
Solehuddin dengan gaya tegap saat berbincang dengan Karopenmas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, saat itu dia berniat menolong kejadian yang ada di hadapannya.
"Saya kira ada kecelakaan, saya berusaha bantu. Pas lagi bantu saya ditodong," kisahnya dengan posisi sikap sempurna.
"Jangan macam-macam kamu," kata Solehuddin menirukan suara teroris yang diketahui sebagai Nurul Haq tersebut.
Dia juga masih mengingat betul wajah salah seorang dari dua pelaku penembakan Aiptu Koes Hendratna saat Boy Rafli menunjukan foto-foto para pelaku semasa hidup.
"Satu lagi pakai penutup (wajah)," ujarnya.
Boy mempersilakan Solehuddin untuk mendatangi penyidik Densus 88 untuk dibuatkan laporan pengembalian motor.
"Terima kasih bapak sudah menolong anggota kami," ucap Boy kepada Solehuddin.
(ahy/rjo)











































