"Setelah 3 hari proses identifikasi, akhirnya sore ini akan disampaikan mengenai penanganan jenazah terduga teroris di Ciputat," ujar Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Rumah Sakit Polri R.S Sukanto, Brigjen Arthur Tampi kepada wartawan di RS Polri R.S Sukanto, Kramat Jati, Jaktim, Jumat (3/1/2014).
Arthur mengatakan, pada 31 Desember 2013 pukul 20.10 WIB, pihak Rumah Sakit menerima satu kantong jenazah dengan nomor identifikasi I/CPT/0001. "Saat itu juga langsung kita laksanakan pemeriksaan jenazah dan kita selesaikan pada 1 Januari 2014 pukul 03.00," jelas Arthur.
"Pada 1 Januari 2014 pukul 08.15 WIB, kami kembali menerima 5 kantong jenazah. Kami langsung melaksanakan pemeriksaan jenazah dan pengambilan sampel DNA dan pengambilan data ante mortem dari keluarga. Seluruh pemeriksaan kita selesaikan hari ini," terangnya.
Berikut hasil identifikasi keenam jenazah terduga teroris Ciputat memakai metode identifikasi medik dan DNA;
1. Nur Hidayat (proses identifikasi berdasarkan metode medik dan DNA)
2. Rijal (proses identifikasi berdasarkan metode medik dan DNA)
3. Nurul Haq (memakai identifikasi DNA)
4. Hendi (memakai identifikasi DNA)
5. Fauzi (memakai identifikasi DNA)
6. Edo (proses identifikasi berdasarkan metode medik dan DNA)
(rni/rjo)











































