Atut Mulai Apatis, Segera Ambil Keputusan Terkait Jabatannya di Banten

Atut Mulai Apatis, Segera Ambil Keputusan Terkait Jabatannya di Banten

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 03 Jan 2014 17:54 WIB
Atut Mulai Apatis, Segera Ambil Keputusan Terkait Jabatannya di Banten
Jakarta - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dibawakan sejumlah dokumen oleh pengacaranya ke Rumah Tahanan Pondok Bambu. Dokumen yang dibawa agar ditandatangani Atut itu bertuliskan 'Pemerintahan Banten'. Apakah dokumen itu merupakan surat pengunduran diri Atut sebagai gubernur Banten?

"Kata siapa itu? Itu kan cuma dokumen pemerintahan saja. Nggak ada tentang masalah itu," jawab kuasa hukum Atut, Firman Wijaya, usai membawakan dokumen-dokumen itu untuk Atut di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (3/1/2013). Dokumen itu ternyata berupa evaluasi APBD 2013 dan soal Bupati Lebak.

Firman lantas mengungkapkan, Atut akan segera mengambil sikap terkait posisinya sebagai Gubernur Banten. Keputusan akan diambil Atut tak lama lagi, karena Atut merasa akses pemerintahan di Banten seakan tengah berusaha disterilkan dari tangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tunggu saja, paling nggak lama lagi (ada keputusan). Karena Ibu sekarang sudah mulai apatis. Semua akses pemerintahan ditutup, semua hal selalu ditimpakan kepada beliau dan keluarganya. Ini ada ketidakadilan," ujar Firman menjawab pertanyaan wartawan apakah Atut legowo melepas jabatannya.

Desakan penggulingan Atut dari kursi gubernur Banten terus menguat. Hari ini muncul aksi dari sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam Untirta Movement Community (UMC) berunjuk rasa di depan gedung DPRD Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima Serang.

Dalm aksinya, para mahasiswa membentangkan spanduk sepanjang 4 meter berisikan tanda tangan warga soal penonaktifan Gubernur Banten Atut Chosiyah. Tanda tangan itu dikumpulkan selama satu jam.

Setelah terkumpul, spanduk itu akan dipajang di rapat paripurna pembukaan masa sidang tahun 2014, Senin (6/1) mendatang.

(dnu/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini