Enam orang teroris tewas dalam pengepungan Selasa (31/12) malam itu. Polisi menyatakan memiliki data akurat dalam pengungkapan kelompok tersebut. Sederet aksi kejahatan mereka lakukan.
Berikut daftar aksi kejahatan kelompok yang dipimpin oleh Dayat 'Kacamata' yang tewas dalam penyergapan:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dayat CS melakukan perampokan di sebuah toko spare part di Bekasi, Jawa Barat. Dayat bersama lima rekannya; Nurul Haq alias Jack, Fauzi alias Oji, Rizal alias Ma'ruf alias Agung Primus alias Primus, Hendi Albar, dan Edo, tewas dalam penyergapan di Ciputat.
Februari 2012
Anton bersama 10 orang dari kelompoknya mengeroyok dua orang petugas Polantas di Jonggol. Keduanya mengalami luka parah.
Mei 2012
Pelatihan pembuatan bom di Solo bersama kelompok Badri Hartono.
Juni 2012
Turut serta dalam perencanaan amaliah faβi dengan target Bank BRI Cileungsi, dimana rencana pembahasannya dilakukan di rumah kontrakan kakaknya Anton di Pamulang.
September 2012
Kelompok ini membuat bom di Bojong Gede. Bom tersebut kemudian meledak di Beji, Depok.
27 Juli 2013
Penembakan terhadap Aipda Fatah Saktiyono di Cirendeu, Tangerang Selatan. Korban mengalami luka tembak.
4 Agustus 2013
Peledakkan di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
7 Agustus 2013
Anggota Polsek Cilandak Aiptu Dwiyatna tewas ditembak dibagian kepala, di depan gang Mandor, Jl Otista Raya, Kelurahan Ciputat, Tangsel.
16 Agustus 2013
Penembakan terhadap Koes Hendratna di Jl Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan. Aiptu Kus gugur dalam peristiwa tersebut dan dinaikan pangkatnya oleh Polri.
Selain itu, polisi juga mendapatkan data terkait aksi kelompok teroris tersebut dalam sejumlah aksi perampokan, seperti di toko emas di Tambora, pembuatan bom sebanyak 11 buah yang disita pada saat menangkap Kodrat alias Deko alias Polo.
"Pelemparan bom di Polsek Raja Polah, Tasikmalaya, dan Pos Polantas Tasikmalaya, perampokan Bank BRI dan kantor Pos unit Bandun, perampokan BRI Panongan pada 24 Desember 2013 dengan kerugian Rp 300 juta, serta penemuan bom di warteg Tangerang di warteg Gita 25 Desember 2013," urai Karopenmas Polri Brigjen Polisi Boy Rafli Amar, di Gedung Divisi Humas Polri, Jl Senjaya, JAkarta Selatan, Jumat (3/1/2014).
(ahy/mpr)











































