Pria berkacamata itu datang sekitar pukul 14.40 WIB. Dia datang sendiri sambil membawa sebuah map yang berisi berbagai dokumen. Dengan terburu-buru dia berjalan menuju pintu depan rutan khusus wanita itu.
"Ini saya mau kasih tahu ada surat-surat yang harus ditandatangani Ibu Atut dari Biro Hukum, gara-gara tidak ada izin dari KPK jadi sulit seperti ini," kata Firman, saat ditanya wartawan mengenai keperluan kedatangannya ke rutan Pondok Bambu, Jumat (3/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Ada surat tentang pemerintahannya," jawab Firman.
Saat ditanya bukankah ada Wakil Gubernur Rano Karno, Firman menyatakan penandatanganan surat-surat itu tak bisa diwakilkan.
"Ada beberapa surat yang harus ditandatangani Ibu langsung, tidak bisa diwakilkan," katanya.
Megenai pegawai Biro Hukum Pemprov Banten yang tak terlihat mendampingi dirinya, Firman menjawab orang Biro Hukum ada di Banten. "Masih ada di sana (Banten), ini saya bawa surat-surat dulu sekalian memberitahu Ibu," katanya.
(nal/nrl)











































