"Jika ada kader PKS yang mendukung capres berbeda, ada beberapa kemungkinan yaitu dia orang yang tidak masuk jajaran struktur sehingga info tidak valid. Cari sensasi dan ini bukan karakter kader PKS asli, biasa ngompreng mau Pemilu," kata Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini, kepada wartawan, Jumat (3/1/2014).
Menurut Jazuli, kader yang memahami PKS akan mengikuti keputusan DPP PKS. Bagaimanapun DPP PKS telah menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk memilih capres PKS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kader yang dianggap nyeleneh itu adalah fungsionaris PKS Zulkieflimansyah. Anggota Komisi VI DPR tersebut sebelumnya memprediksi Jokowi bakal mulus ke kursi RI 1. Zul menyebut kalangan pasar modal dan pebisnis memberi sinyal dukungan ke Jokowi. Zul juga menyebut dua sosok yang layak jadi cawapres Jokowi yakni Jusuf Kalla dan Chairul Tanjung.
(van/trw)











































