Polda Metro Usulkan Kantong Parkir Truk Kontainer di Merak dan Cikampek

Polda Metro Usulkan Kantong Parkir Truk Kontainer di Merak dan Cikampek

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 03 Jan 2014 10:57 WIB
Polda Metro Usulkan Kantong Parkir Truk Kontainer di Merak dan Cikampek
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Truk kontainer diakui sebagai salah satu penyumbang kemacetan baik di jalan tol maupun non tol. Untuk meminimalisir kemacetan di ruas tol, Polda Metro Jaya berencana 'mengurangi' lalu lintas truk kontainer pada jam-jam sibuk.

Untuk mengakomodir truk kontainer yang hendak masuk tol, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol R Nurhadi Yuwono pun mengusulkan pembangunan kantong parkir untuk truk kontainer yang hendak menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok, dari wilayah barat dan timur Jakarta.

"Saya mau usulkan pembuatan kantong parkir di Merak dan Cikampek, untuk truk kontainer yang mau masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga di tol tidak terlalu padat," kata Nurhadi kepada wartawan, Jumat (3/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nurhadi mengungkapkan, pengaturan jam masuk tol bagi kontainer akan diatur berdasarkan situasi arus lalu lintas di tol itu sendiri. Dengan bantuan kamera CCTV yang terpasang di ruas tol, petugas bisa mengatur jam masuk kontainer pada waktu-waktu tertentu.

"Nanti terintegrasi dengan monitoring CCTV, ketika situasi arus lalu lintas di tol mulai lancar, kontainer bisa masuk secara bertahap. Kalau ini terintegrasi dengan baik, saya yakin akan lancar," imbuhnya.

Selain meminimalisir tingkat kemacetan, kantong parkir juga diharapkan dapat menekan fatalitas kecelakaan yang melibatkan truk. Sopir kontainer yang mengantuk, bisa memanfaatkan kantong parkir ini sebagai sarana untuk beristirahat.

"Kalau ada kantong parkir di Cikampek dan Merak, Banten, keamanan terjamin dan sopir bisa istirahat. Nanti dijaga 24 jam kantong parkirnya," imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk aturan ini tidak berlaku bagi truk pengangkut sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kalau truk sembako dan BBM bisa masuk tol kapan saja," ucapnya.

Lebih lanjut, saat ditanya soal realisasi pembangunan kantong parkir ini, Nurhadi mengungkapkan pihaknya akan membahas hal ini lebih lanjut bersama Pemda Banten dan Pemkot Karawang serta instansi terkait.

"Ini nanti saya ajak bicara, karena harus dikaji. Kalau mengusulkan dulu kan boleh-boleh saja," tukasnya.

(mei/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads