Tangani Terorisme, Polri Harus Rangkul Tokoh Agama

Tangani Terorisme, Polri Harus Rangkul Tokoh Agama

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 03 Jan 2014 04:11 WIB
Tangani Terorisme, Polri Harus Rangkul Tokoh Agama
Jakarta - Rumah-rumah ibadah disinyalir menjadi target teroris dalam menjalankan aksinya. Terkait hal ini Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta agar Polri melakukan pendekatan kepada para petinggi agama di Indonesia.
Β 
"Melakukan pendekatan dan kerjasama dengan para tokoh agama, pesantren dan cendekiawan muslim agar mau bersama menghadapi perkembangan ideologi takfir yang secara instan mempengaruhi pandangan anak muda yang pada dasarnya tertipu oleh sesatnya pengetahuan agama pengusung aliran ini," kata komisioner Kompolnas M Nasser, saat dihubungi detikcom, Jumat (3/1/2014).

Secara umum, Kompolnas mengapresiasi apa yang telah dilakukan kepolisian. Tindakan menembak mati para terduga teroris tersebut tak dapat dipersalahkan.

"Bila mereka (terduga teroris) yang menguasai dan memiliki amunisi, senjata dan bom ini dibiarkan merajalela maka mereka akan menyebarkan teror dan kematian orang yang tidak berdosa dengan jumlah yang mungkin lebih banyak," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nasser, Polri tidak akan bertindak keras terhadap warga yang tidak melakukan tindakan kriminal. Namun tatkala bertemu dengan kelompok yang nekat dan serius mau membunuh orang maka polisi juga harus lebih berani dan tegas untuk melindungi kepentingan masyarakat

"Dalam Islam tidak ada perintah membunuh orang tanpa alasan yang dibenarkan agama termasuk mereka yang berbeda agama," lanjutnya.

Sebanyak 6 anggota terduga teroris tewas ditembak di Kp Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan. Polri beralasan para terduga teroris tersebut harus ditembak mati karena melawan saat dilakukan penyergapan. Penggerebekan dilakukan pada Selasa (31/12/2013) sore. Kemudian, pengepungan dilakukan hingga Rabu (1/1) dini hari.

(rna/rmd)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads