"Dari enam jenazah, ada dua jenazah masih memiliki hubungan keluarga," ujar Kepala BNPT Ansyaad Mbai di RS Polri, Kramatjati, Jakarta, Kamis (2/1/2014).
Ansyaad enggan merinci lebih rinci kedua jenazah yang dimaksud. Ansyaad masih menunggu hasil dari proses identifikasi DNA jasad keenam teroris tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pusdokkes Mabes Polri, Brigjen Athur membenarkan pernyataan Ansyaad. "Iya memang ada yang memiliki hubungan saudara, untuk identitas saya tidak tahu karena tugas kita mengidentifikasi," tuturnya.
Athur mengatakan dirinya melakukan proses identifikasi sesuai prosedur international, yakni identifikasi gigi, sidik jari, dan hasil tes DNA.
"Setelah terkumpul kira-kira dua sampai tiga hari akan kita kasih ke humas untuk dirilis," tutupnya.
(edo/rmd)











































