5 Kandidat Capres PKS Bicara Peluang Maju Pilpres

5 Kandidat Capres PKS Bicara Peluang Maju Pilpres

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 02 Jan 2014 18:04 WIB
5 Kandidat Capres PKS Bicara Peluang Maju Pilpres
Jakarta - Pemilihan Raya (Pemira) PKS memunculkan 5 kandidat terkuat yang bakal berebut tiket capres PKS. Kelima kandidat yakni Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, dan Nur Mahmudi Ismail akan berebut satu tiket capres PKS.

Hasil Pemira memang telah diumumkan Minggu (29/12) lalu. Hidayat Nur Wahid muncul sebagai pemenang Pemira dengan raihan dukungan 18,34 % suara, disusul Anis Matta dengan (17,46 % suara), Ahmad Heryawan (16,69 % suara), Tifatul Sembiring (11,50 % suara), dan Nur Mahmudi Ismail (7,41 % suara).

Hasil Pemira akan dibahas oleh Majelis Syuro untuk penentuan calon presiden yang akan diusung partai ini dalam Pemilu 2014. Sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemira yang melibatkan seluruh kader PKS di berbagai daerah, Hidayat mengaku terkejut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya surprise karena kader-kader tahu saya kalah di Pilkada DKI, tapi mereka masih percaya pada saya," ungkap mantan Presiden PKS ini, dalam siaran pers kepada detikcom, Kamis (2/1/2014).

Hidayat pun menyerahkan keputusan soal capres PKS ke Majelis Syuro. Di tempat kedua, Presiden PKS Anis Matta menyatakan siap mendukung siapa pun capres PKS yang ditunjuk Majelis Syuro.

"Siapa pun yang nantinya terpilih, mesin PKS akan berjalan untuk mendukungnya," ungkap Anis.

Anis sempat mendorong Hidayat untuk maju sebagai capres PKS. "Peluang beliau berdua lebih besar, sebagai presiden partai saya cukup siapkan pondasi sistem yang kokoh," ungkap Anis.

Di tempat ketiga, Gubernur Jabar Ahbar Heryawan yang biasa disapa Aher mengaku tak punya ambisi jadi capres PKS. Dia siap mendukung apa pun keputusan Majelis Syuro PKS.

"Saya mendorong semuanya. Posisi 1,2,3,4,5 itu tidak berlaku urutan. Kalau bagi partai dan kemaslahatan Indonesia, mana saja bisa didorong ke depan di antara lima itu," ujar Aher.

Menkominfo Tifatul Sembiring yang berada di urutan keempat mengaku belum siap menjadi capres PKS. Tifatul mengaku masih ingin menuntaskan tugasnya sebagai Menkominfo.

"Lagipula saya kan mantan presiden," seloroh mantan Presiden PKS ini.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang berada di urutan kelima tak mau tinggal diam. "Kalau soal perasaan tak boleh diekspresikan, ini sebagai satu apresiasi dari kader PKS untuk memercayai saya masuk salah satu kandidat, untuk berikutnya tentu masih banyak hal yang harus kita lakukan," ungkapnya.

Nur Mahmudi menyatakan bahwa hasil Pemira adalah masukan bagi Majelis Syuro, nantinya ada banyak faktor lain yang dipertimbangkan termasuk dukungan dari pihak eksternal. Maka mantan Menhut itu pun menyerahkan segala keputusan pada Majelis Syuro PKS.

(van/nrl)


Berita Terkait