"Saya pikir itu dipersilakan. Kalau hubungan Ahok dengan Mega dan Taufik Kiemas sudah lama. Perjuangan Ahok dan Jokowi sama-sama juga. Ahok sering datang ke kantor (PDIP). Tapi Ahok punya pendirian," tutur Ketua DPP PDIP Maruarar saat dihubungi, Kamis (2/1/2014).
Maruarar menjelaskan, PDIP juga punya pengalaman menerima kader dari partai lain. PDIP tak masalah menerima kader lain menjadi anggotanya selama ideologinya bersesuaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompatriot Joko Widodo itu memang pernah berujar siap dikeluarkan dari Gerindra. Usai isu itu mencuat, Ahok malah berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Bak berbalas pantun, Megawati kemudian ganti mengunjungi Ahok pada suasana Hari Raya Natal.
Lalu apakah duet Jokowi-Ahok juga akan diusung di Pilpres 2014? Maruarar tak menutup mata soal kemunculan dorongan itu di jagat internet. Namun soal realisasi isu itu di PDIP, semua itu terserah Megawati.
"Iya, tetapi PDIP kan menyerahkan semua ke Ibu Megawati. Kami percaya beliau adalah orang yang bijaksana," jawab Maruarar.
(dnu/van)










































