"Betul akan ditutup mulai 6 Januari untuk AKAP. Sosialisasi sudah sejak jauh hari. Sejak 2011 sudah ada (sosialisasi), awal Oktober kemarin (2013) ada lagi," kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Adjmain, di kantornya, Kamis (2/1/2014).
Lewat sosialisasi yang dilakukan di kantor Dirjen Perhubungan Darat tersebut, sudah diputuskan bahwa bus-bus AKAP dari terminal Lebak Bulus akan dipindahkan ke tiga terminal utama di Jakarta lainnya yaitu terminal Kalideres, terminal Kampung Rambutan, dan terminal Pulogadung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Adjmain, penolakan dari para sopir memang masih ada. Mereka menolak dipindahkan ke tiga terminal tersebut. Namun pihaknya tidak memiliki wewenang untuk melarang aksi demo dari para sopir.
"Silakan kalau mau demo asal sesuai prosedur. Kalau tindak lanjut terkait penolakan mereka, ya itu wewenang dari pemda," ucap Adjmain.
Penutupan terminal AKAP Lebak Bulus ini dilakukan secara permanen. Ini berarti, mulai tanggal 6 Januari 2014, hanya angkutan dalam kota, Transjakarta, dan bus Damri yang akan dilayani di terminat tersebut.
Sosialisasi juga dilakukan lewat pemasangan spanduk di lingkungan terminal. Spanduk berwarna putih itu bertuliskan "Kepada penumpang bus AKAP di terminal bus Lebak Bulus terhitung mulai tanggal 6 Januari 2014 terminal Lebak Bulus tidak beroperasi lagi".
(gah/gah)











































