"Menurut saya sebaiknya Atut legowo mundur. Jauh lebih menunjukkan sikap ksatria Atut, dibandingkan mati-matian mempertahankan jabatan itu," kata pengamat politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto, kepada detikcom, Kamis (2/1/2014).
Apalagi saat ini posisi Atut sudah menjadi tersangka kasus korupsi. Atut juga sudah ditahan oleh KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Atut tak perlu mengkhawatirkan kapasitas Rano dalam memimpin Banten. Bagaimanapun naiknya Rano adalah konsekuensi dari Pemilu langsung dan sistem Pilkada satu paket.
"Kalau gubernur berhalangan menjalankan roda pemerintahan, maka wagub menggantikannya," pungkasnya.
(van/trw)











































