Keluarga terduga teroris pimpinan Dayat kacamata cs menyambangi RS Polri Kramat Jati. Mereka menjalani tes DNA.
"Saya hanya menemani untuk diambil sampel DNA," ujar Musdalifah usai keluar dari Ruang Forensik di Rs Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2013)
Musdalifah tidak menjelaskan secara rinci proses pengambilan DNA tersebut yang dijalani oleh para keluarga terduga terorisme. "Yang pasti dari anak-anaknya," ujar perempuan yang mengenakan cadar warna hitam tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahu dari media eletronik, mereka ada di sini," ujarnya.
Jenazah Daeng alias Dayat alias Hidayat, Nurul Haq alias Dirman, Oji alias Tomo, Rizal alias Teguh alias Sabar, Hendi, Edo alias Amril berada di RS Polri sejak Rabu 1 Januari 2014. Keenam terduga teroris itu tewas saat penggerebekan di Ciputat, Tangerang Selatan.
Ibu Asuh
Musdalifah juga mengaku menjadi ibu asuh bagi salah satu terduga teroris.
"Saya ibu, ibu dari anak-anak angkat saya, bukan anak saya," ujar Musdalifah.
Ia belum lama mengenal salah satu jenazah tersebut di pengajian. "Baru kenal. Sudah lama tidak ketemu lagi. "Satu jemaah," ujar dia.
(ed/aan)











































