Ketua Golkar: Banyak yang Terindikasi Korupsi, Ical Harus Dievaluasi

Ketua Golkar: Banyak yang Terindikasi Korupsi, Ical Harus Dievaluasi

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 02 Jan 2014 11:32 WIB
Ketua Golkar: Banyak yang Terindikasi Korupsi, Ical Harus Dievaluasi
Jakarta - Sejumlah elite Partai Golkar mulai diperiksa KPK terkait kasus suap yang melibatkan eks Ketua MK AKil Mochtar. Ketua DPP Golkar Yorrys Raweyai menyerukan evaluasi kepemimpinan Ketum Aburizal Bakrie (Ical).

Yang terakhir, kemarin Selasa (31/12) Sekjen Golkar Idrus Marham sudah menjalani pemeriksaan oleh KPK selama 9 jam.

"Maka kita perlu adakan evaluasi kepemimpinan era Aburizal Bakrie, karena banyak yang terindikasi korupsi," kata Yorrys kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yorrys membandingkan dengan era kepemimpinan Ketua Umum sebelumnya, yaitu Jusuf Kalla. Saat itu JK melarang partainya menjadi tempat berlindung koruptor.

"Pak JK waktu jadi Ketum berpesan, Partai Golkar jangan jadi tempat berlindung koruptor. Selama JK memimpin, tidak ada yang tersangkut korupsi," ujar Yorrys.

Setelah Idrus Marham datang memenuhi panggilan KPK, Bendahara Umum Setya Novanto juga dipanggil meski dikabarkan berada di luar negeri.

"Memang masih sebagai saksi, tapi minimal dengan keberadaan sebagai apapun, entah saksi atau tersangka, tapi itu mempengaruhi citra. Apalagi di tahun politik ini," pungkas Yorrys.

(dnu/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads