PKS Akan Gelar Aksi Sejuta Orang di Kedubes AS
Jumat, 26 Nov 2004 19:17 WIB
Jakarta -
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memprotes serangan Amerika Serikat (AS) ke Fallujah. Untuk itu, PKS akan mengerahkan 1 juta orang dalam aksi long march yang dimulai dari Bundaran HI, Kantor PBB dan berakhir di depan Kedutaan Besar AS di Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (28/11/2004). Hal itu diungkapkan Presiden PKS Tifatul Sembiring usai acara Tabligh Akbar di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2004) sore."Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebiadaban tentara AS di Fallujah, karena mereka tidak menghormati human right," ujar Tifatul. Menurut Tifatul, protes itu menyikapi tindakan tentara AS di Fallujah yang tidak menghormati kegiatan ritual umat muslim saat bulan puasa dan Idul Fitri. "Dalam aksi nanti rencananya kita juga akan melakukan pembicaraan dengan pihak kedutaan AS. Setelah itu kita akan menekan Deplu untuk melayangkan nota protes terhadap AS karena invasi yang dilakukan AS itu adalah ilegal," katanya. Aksi itu juga mengundang sejumlah tokoh Islam, diantaranya Ketua KISDI KH Abdul Rasyid AS, Ahmad Sumargono dan tokoh dari MUI. "Ini merupakan bentuk kebersamaan. Jangan sampai tidak ada yang bergerak. Rencananya kita juga akan menggunakan mobil kontainer untuk tempat sound system," jelasnya. Dikatakan Tifatul, saat ini Indonesia belum bisa putus hubungan dengan AS karena masih banyak umat yang mencintai produk-produk AS. "Bila kita secara tiba-tiba memutuskan hubungan dengan AS, kita akan dicurigai dan akan lebih diperlakukan lagi semakin sewenang-wenang. Kita harus bermain high politics dengan AS," tambahnya.
(rif/)










































