"Kepercayaan masyarakat selama dua periode itu harus terus dipertahankan melalui kerja secara terus menerus dan konkret," terang Ibas dalam siaran pers, Rabu (1/1/2014).
Ibas mengakui, sepanjang 2013 perjalanan partai yang didirikan Presiden SBY ini mengalami berbagai tantangan dan rintangan. Bahkan belakangan ini posisi PD tak lagi masuk 3 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Ibas mengapresiasi keseriusan Ketua Umum PD yang juga ayahnya sendiri, SBY, dalam mengambil langkah cepat untuk memperbaiki citra partai.
"Kami kader PD memberikan apresiasi kepada Ketua Umum yang tegas mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan PD dan memperbaiki kinerja PD," kata Ibas.
Salah satu langkah yang ditempuh SBY adalah menggelar konvensi capres PD. Meskipun gaungnya sampai saat ini kurang menggelegar seperti awal pencanangannya.
"PD mewujudkan aspirasi masyarakat yang mendambakan calon pemimpin bangsa yang handal dan berkualitas melalui mekanisme konvensi PD yang demokratis. Masyarakat bebas memilih dan menentukan calon presiden dari berbagai latar belakang secara transparan," ujar Ibas.
Ibas melanjutkan, PD masih perlu terus melakukan pembenahan di seluruh lini organisasi sebagai bagian dari proses pendewasaan partai. Pada tahun politik 2014, Ibas memprediksi dinamika politik nasional akan semakin meningkat.
"Tahun 2013 memang penuh dengan dinamika politik dan itu hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Partai Demokrat secara tegas mengambil peran untuk mengawal dinamika politik ini ke arah yang positif, konstruksi dan bermartabat untuk kemajuan bangsa," tegasnya.
Terakhir, politikus muda ini mengajak kader PD untuk tak menebar janji yang muluk-muluk. "Harus jelas menyampaikan program kerja kepada rakyat dan buktikan bahwa seluruh kader partai peduli dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah," tutup Ibas.
(van/trw)











































