Soal Dayat 'Kacamata' ini, dia punya cerita sendiri soal namanya itu. Rupanya tersangka tidak memakai kacamata. Namun, ia dipanggil Dayat 'Kacamata' karena ternyata punya toko optik.
"Dulu dia punya dua toko optik, makanya orang-orang memanggilnya Dayat 'Kacamata'," ucap seorang anggota yang ikut menggerebek lokasi kepada detikcom, Rabu (1/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota melanjutkan, Dayat merupakan pimpinan kelompok teroris yang memimpin aksi penembakan anggota Polri di Cirendeu dan Pondok Aren, Tangerang Selatan, sekitar Agustus 2013 lalu. Dayat juga terlibat dalam pengeboman di Vihara Ekayana, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
"Dia bersama tersangka Nurul Haq meletakkan bom di vihara," pungkasnya.
(mei/rvk)











































