"Ini kelompok Abu Roban, yang masih ada kaitan dengan kelompok Badri. Kalau ke atas lagi ada kaitannya dengan kelompok Abu Omar. Terkait suplai senjata dari luar, yang sudah tertangkap pada 2010. Ini juga ada kaitannya dengan jaringan Kodrat dan Santoso," tutur Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di lokasi, Rabu (1/1/2013).
Boy mengatakan pihaknya sudah menyampaikan ke publik bahwa pada akhir tahun 2013 ada penyelidikan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kelompok teroris. Penyelidikan ini terkait dengan penyerangan yang menewaskan sejumlah anggota Polri beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Boy, kelompok ini adalah teroris yang beroperasi di wilayah Indonesia
Barat, Jabar dan Jatim. Termasuk mereka yang terlibat dalam rencana peledakan bom di Kedubes Myanmar dan Vihara Ekayana.
"Satu rangkaian semuanya. Kita menduga, dengan kegiatan mereka akan semakin meningkat di akhir tahun. Sehingga kita intensifkan," ungkapnya.
(mpr/mpr)











































