Gempa Nabire, 13 Orang Tewas
Jumat, 26 Nov 2004 18:13 WIB
Jakarta - Korban gempa Nabire bertambah menjadi 13 orang. Sementara, korban gempa yang selamat memilih membuka tenda atau membeber tikar di halaman rumah masing-masing, sekaligus menjaga harta benda mereka.Demikian penjelasan Wakapolres Nabire Kompol Wempy Batlayery dalam wawancara langsung dengan Liputan 6 SCTV, Jumat sore (26/11/2004).Wempy menjelaskan, korban tewas adalah orang dewasa dan anak-anak/bayi. Untuk anak-anak/bayi sudah dimakamkan sore waktu setempat."Gempa ini lebih parah daripada gempa yang pertama pada Februari lalu. Sebab gempa sekarang ini diikuti kebakaran. Kalau yang dulu kan cuma bangunan roboh saja. Gempa hari ini cukup lama, terjadi saat siang hari, saat panas, sehingga terjadi kebakaran di beberapa bangunan," urai Wempy.Semua warga Nabire sekarang tidak ada yang berani tinggal di rumah. Mereka mendirikan tenda atau menggelar tikar di pinggir jalan atau di depan rumah masing-masing, meski aparat telah membuka posko darurat untuk menampung korban. "Mereka masih sayang pada harta mereka," kata Wempy seraya menambahkan bahwa Nabire saat ini lumpuh.
(nrl/)











































