Amalia Hapsari prananda putri (18), mahasiswi berparas manis salah satu PTS di Yogya, melapor ke Pos Pam Pos Besar Yogyakarta karena dicopet. Ia menangis di hadapan petugas karena barang-barang berharganya dicopet.
Di antara barang-barang tersebut adalah 3 ATM terdiri dari ATM BRI, BCA dan Mandiri, KTP, STNK dan kunci motor. Barang-barang tersebut ditaruh dalam dompet di dalam tas. Pencopet mengambil barang dengan cara merobek tas menggunakan benda tajam. Ia kecopetan saat jalan-jalan di Alun-alun Selatan, beberapa meter dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kecopetan, seorang ibu juga pingsan dan dibawa ke posko. Ibu tersebut pingsan, saat berdesakan di Titik Nol. Karena sangat padatnya dan hampir tidak bisa bergerak, menyebabkan kondisi udara cukup panas.
Tidak adanya tim medis di posko, membuat korban hanya dirawat seadanya dengan dikipasi.
Semakin malam, situasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogya semakin padat. Kawasan ini penuh dengan ribuan manusia yang berjubel untuk merayakan pergantian tahun baru.
(mad/mad)










































