Jatim Mulai Cetak Soal Tes CPNS
Jumat, 26 Nov 2004 17:34 WIB
Surabaya - Tidak ingin tercoreng kedua kalinya, Pemprov Jatim sebagai panitia penerimaan CPNS menyerahkan penggandaan naskah ujian kepada PT Temprina Media Grafika yang satu kelompok dengan Jawa Pos Group yang dianggap lebih profesional."Hari ini naskah sudah ada yang mulai dicetak di PT Temprina. Pak Gubernur tadi juga sudah melihat langsung proses penggandaan di percetakan,"jelas Suprawoto, Kadis Infokom Pemprov Jatim saat dihubungi detikcom, Jumat(26/11/2004). Penggandaan dilakukan setelah naskah baru sudah diterima tadi malam dari Jakarta, imbuhnya.Menurut Suprawoto, PT Temprina telah menyanggupi menyelesaikan semua naskah paling lambat tanggal 30 November mendatang. Sehingga secara cepat dapat didistribusikan ke daerah-daerah sebelum pelaksanaan ujian seleksi CPNS yang akan digelar kembali tanggal 2 Desember 2004."Karena ini menyangkut kerahasiaan negara, maka teknis distribusi akan diambil sendiri oleh panitia penerimaan CPNS masing-masing daerah,"ungkapnya.Sementara, PT Temprina Media Grafika yang pernah memperoleh order pencetakan surat suara untuk pemilu lalu mengaku telah mencetak sebagian naskah yang diterima dari Pemprov Jawa Timur. "Kita sduah mengerjakan 520 item naskah ujian. Sisanya kita masih menunggu. Kalau besok selesai ya tanggal 30 November sudah bisa semuanya," kata Fredy Satsunu, direktur PT Temprina Media Grafika kepada wartawan di sela-sela menerima anggota Komisi A DPRD Jatim saat sidak ke lokasi di Jl Kara Agung, Surabaya."Pengiriman naskah tidak langsung semuanya, saya kira karena menyangkut sekuriti, jadi harus hati-hati. Karena itu proses tidak harus bersamaan. Itu barangkali pertimbangan pemerintah pusat," sambungnya.Tes CPNS di Jatim gagal karena PT Puri gagal menyelesaikan pencetakan naskah tepat waktu. PT Puri adalah anak perusahaan PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim, sebuah badan usaha milik daerah.Dirut PT PWU adalah Dahlan Iskan, bos Jawa Pos Group. Sekarang pencetakan diserahkan ke swasta yaitu PT Temprina, yang juga milik Dahlan Iskan.
(nrl/)











































