Pria tersebut bernama Yayan. Dia menggelar dua buah papan catur untuk melayani keberanian para pengunjung yang ingin mengalahkannya di Monas, Jakarta, Selasa (31/12/2013).
Namun kebanyakan pengunjung gagal! Sementara 20-an pengunjung lain hanya geleng-geleng kepala mengamati bidak-bidak catur ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunjung dikenakan tarif Rp 5000 untuk mengalahkan Yayan dalam tiga langkah saja. Yayan tidak menyusun bidak-bidak catur secara penuh, melainkan dia hanya memainkan dua buah bidak catur, yaitu raja dan menteri alias gajah atau uskup.
Pengunjung dipersilakan memainkan bidak catur putih yang jumlahnya 16 buah.
"Kalau bisa makan raja hitam, hadiahnya tiga bungkus rokok. Hadiahnya bisa ditukar uang Rp 40 ribu," ujarnya.
Mengalahkan raja hitam nampak absurd karena yang disediakan hanya tiga langkah saja, dan tak bisa diulang. Jika ingin mengulang, bayar lagi, namun posisinya dikembalikan seperti semula. Namun Yayan menampik upaya mengalahkannya adalah hal mustahil.
"Ada, banyak yang bisa menang lawan saya," jawab pria berkumis putih dan bertopi hitam ini.
Bagaimana? Anda tertarik mengalahkan Yayan yang cerdik ini?
(dnu/tor)










































