Adik Sri Sultan Hamengku Buwono X, GBPH Yudhaningrat membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Gusti Djoyo dirawat di RS Medistra Jakarta sudah sekitar 2 minggu. Sebelumnya juga dirawat di Medistra, kemudian pulang dan dibawa kembali ke rumah sakit karena kambuh. Gusti Djoyo, baru saja menjalani operasi.
"Ia, saya mendapat kabar dari Gusti Pembayun jam 17.00 WIB. Jika malam ini ada penerbangan, jenazah akan dibawa pulang malam ini. Jika tidak ada menunggu besok," kata GBPH Yudhaningrat, usai menghadiri Rapur di DPRD DIY, Selasa (31/12/2013).
Pesan Gusti Djoyo kepada kerabat Keraton saat bertemu terakhir, yakni titip Keraton agar lebih baik dan sejahtera. Untuk pemakaman, belum diputuskan apakah akan di pemakaman keluarga Keraton di Imogiri atau di Kotagede. Karena masih menunggu rapat dari keluarga terlebih dahulu.
GBPH Djoyokusumo meninggal pada usia 58 tahun. Beliau lahir tanggal 27 Oktober 1955. Gusti DJoyo meninggalkan 2 orang putri dan 1 orang putra.
Gusti Djoyo di Keraton Yogyakarta menjabat sebagai Pengageng Perintah Ageng Keraton, merangkap Kawedan Hageng Panitera Budaya. Gusti Djoyo pernah menjabat sebagai anggota DPR dan MPR RI dan pernah menjabat ketua DPD Golkar DIY.
(rmd/rmd)











































