"Saya diminta training selama sebulan sebelum kerja," ujar gadis asal Serang, Banten, ini saat berbincang dengan detikcom, Selasa (31/12/2013). Training itu berupa latihan memijit.
Sejak hari pertama training di sebuah mess di daerah Kapuk, Jakarta Utara, pada 18 Desember 2014 dia sudah mendapatkan perlakuan yang tak mengenakkan dari Bu Ii. "Saya disuruh telanjang dan saya lakuin itu. Saya takut dan menangis," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngapain kamu kerja di sini? Ini pekerjaan kayak jablay. Teman-teman yang lain sudah terlanjur di sini. Kamu nggak tahu apa-apa, kamu kabur saja," katanya menirukan nasihat 'senior' itu.
Suatu ketika, dia diminta melakukan training denngan seorang pria setengah baya. "Saya menangis dan saya dikatai munafik sama om-om karena kerja di tempat begitu," katanya lirih.
Penderitaannya berakhir saat polisi menggerebek tempat penampungannya. Dia dipulangkan pada 27 Desember 2013 setelah 10 hari pamit dari rumah orangtuanya. Gadis tamatan SMA itu menjadi korban trafiking bersama dua temanya setelah dijanjikan pekerjaan di salon kecantikan oleh tetangganya yang bernama Maman.
(tfq/nrl)











































