Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai tindak kriminal di tempat-tempat yang rawan saat pesta malam tahun baru.
"Sasarannya minuman keras, narkoba, senjata tajam, dan petasan. Bagi yang tertangkap akan diproses hukum," ujar Rikwanto menegaskan kepada detikcom, Senin (30/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengaku lebih mementingkan penjagaan pada tempat-tempat yang menjadi pusat konsentrasi massa, seperti Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso mengatakan lokasi-lokasi strategis itu lebih diutamakan ketimbang mengantisipasi ulah para anak baru gede (ABG) yang akan merayakan pesta tahun baru sambil menenggak minuman alkohol di fly over dan taman-taman.
“Yang tempat-tempat lain seperti itu (fly over dan taman) diabaikan dulu lah, bukan Diabaikan, memang ada patroli saya kerahkan tapi sedikit (personel)," kata Kukuh.
Dia menjelaskan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengamankan pusat-pusat konsentrasi massa. “Jakarta Barat dan Selatan juga ada konsentrasi massa, kita bersama polisi dan TNI."
Personel Satpol PP akan dikerahkan sejak pukul 14:00, Selasa (31/2) untuk mensterilisasi kawasan-kawasan tersebut hingga berakhirnya pesta pergantian tahun pada esok pagi.
“Mulai jam dua siang (hari ini), sterilisasi harus sudah kosong, para pedagang kaki lima juga harus steril. Sampai pagi. Anggota datang duluan, pulang terakhir. Kita pelayan masyarakat,” katanya.
(brn/brn)










































