Pada Selasa (31/12/2013) siang, bagian kaki dan ekor heli sudah dipotong-potong dengan mesin pemotong besi atau gerinda. Seterusnya puing besar heli itu dinaikkan ke truk dengan bantuan alat crane.
"Rencana mau dibawa ke Medan untuk diperiksa lagi kerangka, mesin dan sebagainya," kata seorang petugas tanpa merinci lokasi persis ke mana puing itu akan dibawa.
Pagi tadi tiga orang personel KNKT sudah melakukan penyelidikan di lokasi kecelakaan heli, di samping Rumah Sakit Efarina Etaham, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Kabupaten Karo. Mereka melakukan pemeriksaan mulai dari helipad yang berada di lantai atas rumah sakit, hingga titik jatuh yang berjarak sekitar 30 meter dari helipad.
Helikopter jenis Bell 206 dengan register PK DAL jatuh pada Senin (30/12) sekitar pukul 10.45 WIB sesaat setelah take off dari helipad. Satu orang tewas dan empat lainnya terluka dalam kejadian itu. Korban tewas yakni Arif Setyawan, teknisi helikopter tersebut.
(rul/trw)











































