"Yang bersangkutan masih diperiksa kejiwaannya karena dalam memberikan keterangannya cenderung berubah-ubah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Selasa (31/12/2013).
Pihak kepolisian juga belum bisa mendalami apa motif Mohammad melakukan aksinya memanjat pagar Kedubes Australia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, barang-barang yang ditemukan dalam tas ranselnya seperti silet, pisau lipat, dan karikatur, adalah perlengkapannya.
"Itu tidak mengisahkan apa," imbuhnya.
Kepada penyidik, Mohammad juga mengaku bisa melukis. Kenyataannya, Mohammad hanya 'mengoleksi' karikatur tersebut.
"Tapi itu (karikatur) guntingan dari majalah dan koran," imbuhnya.
Lebih lanjut, Rikwanto mengatakan, pihaknya sudah mengecek ke Ciawi, tempat yang diakuinya sebagai daerah asalnya. Para tetangga membenarkan jika Mohammad ini warga setempat.
"Betul dia orang Ciawi, tetangganya menyatakan ada kelainan jiwa," tukasnya.
(mei/ndr)











































