Tes CPNS Kacau, Menneg PAN Minta Maaf Sebesar-besarnya

Tes CPNS Kacau, Menneg PAN Minta Maaf Sebesar-besarnya

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2004 16:05 WIB
Jakarta - Belum 100 hari menjabat, Menneg Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) Taufik Effendi sudah minta maaf. Hal ini berkaitan dengan kacaunya pelaksanaan tes CPNS yang diikuti 4,5 juta orang pada Rabu lalu."Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia karena ada permasalahan di 4 daerah. Dan insya Allah saya akan menyelesaikan permasalahan itu," kata Taufik dalam jumpa pers tentang PNS membolos pasca lebaran di kantornya, Jl.Sudirman, Jakarta, Jumat (26/11/2004).Taufik minta maaf setelah ada wartawan yang bertanya apakah pihaknya minta maaf karena kekacauan tersebut. Dalam jumpa pers itu Taufik didampingi dua pejabat Badan Kepegawaian Negara (BKN)."Banyak pelajaran yang kita ambil hari ini. Untuk tahun depan, saya akan bertindak lain dari hari ini. Saya akan sangat bertanggung jawab pada tahun depan. Insya Allah penerimaan CPNS yang akan datang, saya janji akan lebih baik lagi," tegas Taufik.Apakah Anda merasa gagal dalam melaksanakan program 100 hari? "Kami tidak bisa menentukan kami gagal atau tidak. Yang menentukan adalah masayarakat," kilah Taufik.Deputi Pengolahan Data dan Infomasi BKN, Masmirani, dalam kesempatan itu menjelaskan cara koreksi tes CPNS. "Dari lembar biodata, masuk ke komputer, lembar jawaban (LKJ) discan. Lalu kunci jawaban dimasukkan ke dalam komputer. Ada saksi yang akan ditunjuk," urainya. Sistem kelulusannya, pertama akan dibuat ranking berdasarkan passing grade yang akan ditentukan kemudian karena belum ditahui berapa passing gradenya berapa."Ranking ini berdaarkan nilai tes pengetahuan, tes bakat skolasi, dan tes substansi. Untuk tes ini, disesuaikan dengan instansi yang membutuhkan. Yang terpenting mereka harus lulus dari tes pengetahuan dan tes bakat," demikian Masmirani.Sementara, tes susulan untuk CPNS di 4 daerah pada 2 Desember nanti, saat ini telah disiapkan. Tinggal daerah memperbanyaknya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads