Ahok: Orang Jakarta Sakit di Papua, KJS Tetap Berlaku

Ahok: Orang Jakarta Sakit di Papua, KJS Tetap Berlaku

Prins David Saut - detikNews
Senin, 30 Des 2013 21:07 WIB
Ahok: Orang Jakarta Sakit di Papua, KJS Tetap Berlaku
Jakarta - Kartu Jakarta Sehat (KJS) rencananya akan terintegrasi ke dalam Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS). Warga DKI Jakarta nantinya bisa menggunakan KJS untuk berobat di seluruh pelosok Indonesia. Sebaliknya, penduduk dari propinsi mana pun bisa menggunakan kartu BPJS-nya di DKI Jakarta.

"Tetap namanya KJS. Manajemennya kita minta nasional. Supaya orang Jakarta sakit di Papua, di Kalimantan tetap berlaku. Sama juga kalau orang Jawa Tengah sakit sampai di Jakarta itu juga bisa berlaku," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok)di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2013).

Menurut Ahok, pengintegrasian tersebut tidak akan mengakibatkan adanya polis ganda. Selama warga tersebut terdaftar sebagai penerima BPJS di daerahnya, ia akan bisa menggunakan fasilitas BPJS di Jakarta. Tarif BPJS juga sudah tidak menemui kendala lagi.

"Enggak ada kendala. Kendala kita cuma tarifnya kemurahan. Nah, tarifnya sudah diperbaiki di 2014, udah naik 35 sampai 50 persen. Jadi kendala tarif itu sudah selesai. Nah kalau kita enggak uji coba kemarin, berantakan," papar mantan Bupati Belitung ini.

Ahok menuturkan bahwa pembiayaan terkait BPJS seluruhnya akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Warga peserta KJS akan mendapatkan fasilitas setara perawatan kelas 3.

"Asal mereka mau ke puskesmas, dirawat di kelas 3 tetap dapet. Karena mereka punya mobil motor belum tentu sanggup kalau mereka sakit. Nah ini tinggal bagaimana kita mengatasi keadilan sosial ini," kata Ahok.

"Nah boleh gak orang miskin jual barang buat dirawat di kelas VIP? Boleh saja? Nah yang jangan sampai itu ada orang yang dianggap kaya terus enggak taunya enggak bisa berobat. Nah makanya kita kasih kesempatan untuk bisa dirawat di kelas 3," sambung politikus Gerindra ini.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini