Bupati Simalungun Tepis Dugaan Helikopternya Jatuh karena Overcapacity

Bupati Simalungun Tepis Dugaan Helikopternya Jatuh karena Overcapacity

Khairul Ikhwan - detikNews
Senin, 30 Des 2013 16:56 WIB
Bupati Simalungun Tepis Dugaan Helikopternya Jatuh karena Overcapacity
JR Saragih/Khairul-detikcom
Karo -

Muncul dugaan helikopter jatuh di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), karena kelebihan daya angkut atau overcapacity. Namun pemilik heli menepis dugaan itu.

Berbicara kepada wartawan, Senin (30/12/2013) pemilik helikopter yang juga Bupati Simalungun, JR Saragih menyatakan penyebab pasti tentu menunggu hasil penyelidikan Tim Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Tetapi bukan kelebihan beban.

"Tidak ada kemungkinan (overcapacity-red), karena heli itu sesuai kapasitasnya, lima orang," kata Saragih kepada wartawan di lokasi jatuhnya pesawat di Rumah Sakit Efarina Etaham, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Karo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Helikopter yang diterbangkan pilot Budi Indra (35) dan membawa teknisi Arif Setyawan itu sebelumnya terbang dari Simalungun untuk menjemput tiga staf rumah sakit di Berastagi. Rencananya ketiga staf itu akan diperbantukan untuk kepentingan masuknya siswa baru di SMK Kesehatan di Simalungun.

Heli mendarat di helipad yang berada di lantai empat rumah sakit, dan setelah tiga penumpang naik, heli bergerak lagi. Saksi mata melihat, heli tidak bisa terbang tinggi, seperti berat. Sempat berputar, heli lalu jatuh. Jarak antara helipad dengan lokasi jatuhnya pesawat itu sekitar 30 meter.



(rul/nrl)


Berita Terkait