Nabire Tanpa Listrik & Telepon
Jumat, 26 Nov 2004 14:54 WIB
Jakarta - Boleh dibilang Nabire saat ini terisolasi, Jumat (26/11/2004). Jaringan telepon rusak, juga penerangan dari PLN. Penerbangan juga ditiadakan karena bandara rusak."Kami tidak bisa mengontak sana juga karena transmisinya juga rusak," kata seorang petugas Telkom di Jayapura yang dikontak detikcom. Menurutnya, dampak gempa di Nabire lebih besar dibandingkan yang terjadi Februari lalu."Kami sedang menunggu bantuan dari Ujung Pandang, tidak tahu kapan akan bisa normal kembali," sambung petugas tersebut.Polda Papua juga mengaku kesulitan mengetahui perkembangan di Nabire karena jaringan telepon yang terganggu. Polda hanya bisa menyebutkan bahwa korban tewas sebanyak 6 orang, sejumlah bangunan pemerintah dan rumah penduduk ambruk, tiang listrik patah sehingga menyebabkan kebakaran, ruko juga ambruk, termasuk 3 jembatan."Hanya Mentari yang bisa nyambung," kata Fahmi, staf PT Indosat Tbk yang mengontrol tower Indosat di Nabire lewat remote di Surabaya. Sementara, listrik yang dipasok PLN juga padam karena banyak tiang listrik ambrol.
(nrl/)











































