Wapres: TPST Bojong Diuji Coba Saja Dulu

Wapres: TPST Bojong Diuji Coba Saja Dulu

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2004 14:02 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla menyarankan agar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bojong diuji coba saja dulu untuk dilakukan analisa dampak lingkungan (amdal). Jika nantinya ternyata merusak lingkungan, TPST Bojong harus ditutup."Ya harus berhenti jika tak sesuai amdal. Tapi uji coba saja belum, bagaimana mau berhenti," tukas Kalla menjawab pertanyaan wartawan usai salat Jumat di Istana Wapres jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Jumat (26/11/2004).Bentrokan terjadi antara polisi dengan warga Bojong yang menolak daerahnya dijadikan TPST pada 22 November 2004. Akibatnya 5 warga menderita luka tembak.Namun Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso bersikukuh TPST Bojong jalan terus dengan argumentasi pengolahan sampah dengan teknologi tinggi. Kalla pun berpendapat serupa dengan Sutiyoso. Berikut wawancara dengan Kalla:Apa betul pemerintah menyarankan TPST Bojong tetap jalan terus?Itu suatu program pemerintah yang tentunya mempunyai manfaat yang besar untuk masyarakat, dan telah direncanakan, serta mendapat izin, ya harus jalan.Bahwa ada kritikan dan protes masyarakat harus diselesaikan. Bukan berarti semua itu harus berhenti. Karena kalau tidak, bagaimana penyelesaian sampah masyarakat DKI yang jumlahnya 10 juta orang? Ya uji coba.Bagaimana dengan bentrokan yang lalu?Kekerasan itu jangan dilihat dari satu sisi, harus dilihat dari beberapa sisi. Harus fair melihatnya. Kekerasan salah. Tapi membakar pabrik juga salah.Ada orang di balik bentrokan itu?Saya tidak tahu itu. Yang penting penyelesaian sampah di DKI sebagai ibukota RI harus jalan.Kalau ditemukan ketidaksesuaian amdal bagaimana?Ya harus berhenti.Jadi saat ini belum ada amdal?Uji coba saja belum, bagaimana harus berhenti.Sudah ada komunikasi dengan Sutiyoso?Kemarin saya ketemu Sutiyoso agar TPST Bojong jalan terus. (sss/)


Berita Terkait