Jelang Munas, DPD Golkar Riau Cenderung Dukung Akbar
Jumat, 26 Nov 2004 14:01 WIB
Pekanbaru - Kendati Musyawarah Daerah (Musda) belum dilakukan, tapi diperkirakan DPD Golkar Provinsi Riau bakal mendukung kembali Akbar Tandjung untuk duduk sebagai ketua umum Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) 18-20 Desember mendatang di Bali.Ketua DPD Golkar Provinsi Riau, Ramlan Zas mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Jumat (26/11/2004) saat dihubungi per telepon. Menurut dia, walau saat ini pihaknya belum melaksanakan Musda, tapi diperkirakan sejumlah DPD TK II tetap akan mendukung Akbar Tandjung. "Dari aspirasi yang muncul di sejumlah DPD Golkar TKII di Riau, besar kemungkinan masih tetap menginginkan Pak Akbar untuk kembali memimpim Golkar," katanya.Masih kuatnya dukungan itu, menurut Ramlan, tidak terlepas dengan pola kepemimpinan Akbar Tandjung yang selama ini tidak pernah mengkambinghitamkan pihak lain bila ada kegagalan di tubuh Golkar. "Selama ini dia tidak pernah memimpin Golkar dengan emosional. Dia selalu arif dalam mengambil kebijakan partai," kata Ramlan.Mengenai kegagalan Akbar mengantarkan Wiranto sebagai presiden, menurut Ramlan, hal itu bukanlah menjadi tanggung jawab sendiri bagi Akbar. Kegagalan itu merupakan tanggung jawab seluruh kader Golkar. "Masalahnya adalah, ketika pemilu berlangsung banyak kader Golkar yang tidak loyal kepada keputusan partai," katanya.Sedangkan Sekretaris DPD Golkar Provinsi Riau Mastar kepada detikcom mengatakan, soal dukungan siapa calon pimpinan umum di Golkar hingga kini belum ada keputusan final dari pihak DPD Golkar Riau. Pihaknya baru akan menyelenggarakan Musda pada 13 Desember 2003 mendatang. "Dari hasil Musda itu baru akan kita ketahui, kepada siapa pilihan DPD Golkar untuk menentukan calon ketua umumnya," katanya.Menyinggung tentang adanya dukungan Ketua DPD Golkar terhadap Akbar Tandjung, menurut Mastar, bila memang ada sinyal dukungan terhadap Akbar, pihaknya berkemungkinan akan mendukungnya. Hal itu dimungkinkan, karena kader Golkar harus loyal kepada pimpinan."Kalau memang ada sinyal dari Ketua DPD Golkar Riau untuk mendukung Akbar, tidak ada salahnya kita turut mendukung. Tentunya, dukungan terhadap Akbar Tandjung itu tetap akan kita bahas kembali dalam Musda mendatang," Mastar.Tentang pro dan kontra dalam Munas mendatang DPD TK II agar diberi hak untuk memilih, bagi Mastar usulan seperti itu hal yang wajar. Namun, untuk Munas mendatang, tetap saja DPD TK II Golkar tidak bisa untuk ikut memilih."Karena dalam AD/ART kita dijelaskan, bahwa DPD II tidak berhak untuk ikut dalam pemilihan. Kalaupun hal itu akan dilaksanakan, kita harus mengganti AD/ART kita. Tentunya hal itu harus ada kesepakatan dalam Munas mendatang," kata Mastar.
(asy/)











































