Temui Gus Mus, Gus Dur Tidak Bicara Soal Muktamar NU

Temui Gus Mus, Gus Dur Tidak Bicara Soal Muktamar NU

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2004 13:25 WIB
Rembang - Gus Dur bertemu KH Mustofa Bisri (Gus Mus). Gus Dur mengaku ke rumah Gus Mus hanya mampir, karena sebenarnya hanya menghadiri acara sarasehan yang digelar IPPNU. Gus Dur mengaku tidak membicarakan soal muktamar. "Saya tidak bicara khusus soal muktamar dengan Gus Mus. Saya hanya menghadiri acara IPPNU," kata Gus Dur kepada wartawan di sela-sela pertemuannya dengan Gus Mus di kompleks Pesantren Raudlatut Talibien, Leteh, Rembang, Jumat (26/11/2004). Pertemuan Gus Dur dengan Gus Mus terhenti sejenak karena tibanya waktu salat Jumat. Seusai salat Jumat, pertemuan Gus Dur-Gus Mus berlangsung. Sampai pukul 13.16 WIB, dua Gus itu masih melakukan pertemuan dengan dihadiri juga sejumlah orang. Saat jeda pertemuan, Gus Dur sempat ditanya wartawan apakah dirinya akan mendukung Gus Mus dalam muktamar NU ke-31 yang akan digelar mulai 28 November. "Saya itu siapa to? Yang menentukan ya tetap muktamirin. Saya datang ke sini ya untuk acaea IPPNU itu," kata dia.Namun, menurut Gus Dur, Gus Mus memang harus didorong untuk mau menjadi ketua umum PBNU. "Gus Mus itu harus didorong. Tapi, saya kan tidak bisa meminta beliau. Yang bisa mencalonkan ya muktamirin," kata Gus Dur dengan gaya khasnya. Batal Bertemu Mbah SahalSebenarnya, seusai bertemu dengan Gus Mus, Gus Dur ingin bertemu KH Sahal Mahfudz (Mbah Sahal) di Pati. Mbah Sahal, yang saat ini menjadi rais am PBNU, pernah didukung Gus Dur untuk menjadi rais am kembali, asal ketua umum tanfidziyahnya Gus Mus. Namun, rencana Gus Dur bertemu Mbah Sahal batal. Pasalnya, Mbah Sahal menghadiri sebuah acara di Kudus. "Mbah Sahal tidak bisa, karena ada acara di Kudus," kata Gus Dur seusai menerima telepon dari Mbah Sahal. Saat ditanya wartawan apa yang diharapkan terhadap Mbah Sahal, Gus Dur mengaku hanya ingin bersilaturahmi. "Mbah Sahal itu itu kan paman saya. Saya ingin silaturahmi sama Mbah Sahal," kata dia. Apakah juga akan membahas soal muktamar? "Lha wong saya sama mbah Sahal, gak berani kok. Kalau dia omong soal muktamar terlebih dulu, ya saya baru omong," jawabnya. (asy/)


Berita Terkait