SBY: Perpanjangan Darurat Sipil di Aceh Masih Diperlukan

SBY: Perpanjangan Darurat Sipil di Aceh Masih Diperlukan

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2004 13:24 WIB
Banda Aceh - Presiden SBY menegaskan perpanjangan darurat sipil di Aceh diperlukan semata-mata untuk memelihara kesinambungan dan memberikan ruang pada solusi penyelesaian Aceh secara adil dan bermartabat.Demikian disampaikan Presiden SBY dalam dialog dengan sekitar 100 ulama, tokoh masyarakat di gedung Anjong Mon Mata, Kompleks rumah dinas gubernur, Jumat (25/11/2004)."Jalan terbaik bagi Aceh adalah otonomi khusus yang luas bagi Aceh," tandasnya.SBY menambahkan solusi lainnya bagi Aceh adalah pemberian amnesti bagi anggota Gerakan Aceh Merdeka (SMS) yang bersedia kembali bersatu dengan RI. Untuk itu, SBY berjanji akan membicarakan dengan DPRSelanjutnya, pembangunan di Aceh harus memiliki agenda yang konkret sesuai dengan otonomi khusus baik dengan pembangunan ekonomi, sosial, keagamaan dan lainnya.Jika semuanya dilaksanakan, menurut SBY, dirinya tidak perlu lagi memperpanjang status darurat di Aceh.Dia juga berharap para ulama, anggota DPRD dan seluruh lapisan masyarakat mengajak anggota GAM untuk duduk bersama. "Insya allah dengan ridho Allah dan keyakinan kita bersama kita dapat mencapai solusi-solusi itu," ungkap SBY.Pertemuan tersebut sempat molor sejam. Rombongan SBY tiba di pendopo gubernur sekitar pukul 11.00 WIB. SBY tiba dengan didampingi istrinya, Kristiani serta beberapa menteri diantaranya, Menko Politik, Hukum dan Keamanan Laksamana TNI Purn Widodo AS, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar, Menneg Komunikasi dan Informasi Sofyan A Djalil dan Menteri Sosial Cachtiar Chamsyah.Usai dialog, SBY menunaikan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman. Selanjutnya SBY akan makan siang di rumah dinas gubernur dan pukul 15.00 WIB dijadwalkan akan kembali ke Jakarta. (aan/)


Berita Terkait