Petinggi Parpol Berbicara tentang Poligami Anis Matta dengan Szilvia

Petinggi Parpol Berbicara tentang Poligami Anis Matta dengan Szilvia

Niken Widya Yunita - detikNews
Sabtu, 28 Des 2013 16:38 WIB
Petinggi Parpol Berbicara tentang Poligami Anis Matta dengan Szilvia
Jakarta - Presiden PKS Anis Matta, secara terang-terangan memunculkan istri keduanya nan cantik, Szilvia Fabula, di depan publik. Calon kuat capres PKS 2014 itu tampak mesra dengan wanita berdarah Hongaria saat berjogging ria di Taman Suropati, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (25/12) lalu.

Istri pertama mantan Wakil Ketua DPR itu bernama Anaway Irianti Mansyur. Anis memiliki 10 anak dari dua orang istri.

Lalu apa komentar petinggi parpol atas sikap terbuka Anis akan poligaminya? Berikut hasil rangkumannya, Sabtu (28/12/2013):

1. Priyo Budi Santoso

Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso memaklumi Anis Matta yang muncul bersama istri keduanya di hadapan publik. Namun Wakil Ketua DPR ini tidak akan mencontoh Anis.

"Toh banyak juga pemimpin-pemimpin dan raja-raja dulu juga begitu (poligami). Meski saya tidak berani mengikuti jalan Pak Anis (berpoligami). Saya takut dicemberutin istri seumur hidup," komentar Priyo sambil tersenyum di Hotel Puri Denpasar, Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat (27/12/2013).

Priyo menilai, masyarakat harus terbiasa dengan berbagai latar belakang seorang calon presiden, termasuk latar belakang kehidupan pribadi seperti itu. Menurutnya, kualitas seorang Anis Matta sebagai seorang bakal capres tetap terjaga.

"Kita harus terbiasa dengan banyak pilihan semacam itu, termasuk mengenai istri. Anis Matta adalah pemimpin muda, pikirannya cemerlang, dan gagasannya menarik," kata Priyo.

2. MS Kaban

Keberanian Anis Matta memunculkan istri keduanya di mata publik diapresiasi oleh Ketua Umum PBB MS Kaban. Menurutnya, langkah Anis merupakan sikap terhormat.

"Kalau menurut saya, itu lebih terhormat," kata Kaban di Hotel Puri Denpasar, Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat (27/12/2013).

Menurut Kaban, setiap tokoh maupun pemimpin pasti punya kehidupan pribadi yang kadang tak bersesuaian dengan keinginan publik, dalam hal ini poligami.

"Di dunia ini cari deh pemimpin, ada nggak pemimpin yang betul-betul clear dalam urusan seperti itu? Tidak ada," ucapnya sambil tertawa.

Menurutnya, permasalahan poligami Anis tak perlu dipolemikkan sehingga menjadi pembunuhan karakter. Poligami merupakan urusan pribadi.

"Itu sangat privasi. Kenapa masalah pribadi kita tarik ke wilayah lain? Kenapa kita mendestruksi? Masyarakat nanti akan memilih berdasarkan pertimbangan rasional, atau ada yang berdasar pertimbangan suka tidak suka," tuturnya.

3. Suryadharma Ali

Ketum PPP Suryadharma Ali menyerahkan penilaian pada masyarakat atas keterbukaan Anis Matta akan poligaminya.

"Sekarang terserah masyarakat mau pilih yang mana. Oh ini capres yang istrinya 2, ini yang 1. Kalau masyarakat merasa nggak bagus, jangan pilih. Kita serahkan pada masyarakat," kata Suryadharma usai menerima para penghulu di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2013).

Ia enggan berkomentar lebih jauh. Dia mengatakan meski poligami masih kontroversial, namun karena aturan tentang poligami tertulis dalam Alquran, ia tak bisa menyalahkan hal tersebut.

"Saya susah menilai karena kalau itu dibilang jelek, Alquran jelek dong. Ya persoalan kan izin istri. Biasanya yang minta izin yang nggak boleh. Harus konsisten, kan orang reasoning-nya berbeda. Ada yang karena (kebutuhan) seks tinggi, daripada jajan lebih baik dihalalkan. Kemudian istri yang tidak bisa melahirkan, ada yang tidak bisa melayani, karena itu dia poligami," ungkapnya.

"Poligami itu yang kontroversial dan Menag nggak boleh mengatakan itu tidak baik karena itu personal masing-masing. Saya penganut monogami. Tapi saya nggak boleh mencela yang poligami," sambung pria kelahiran Jakarta 57 tahun ini.

4. Tifatul Sembiring

Mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring memilih tak berkomentar soal kolega separtainya Anis Matta yang muncul dengan istri keduanya. Anggota Majelis Syuro PKS ini memilih menyerahkan ke masyarakat soal penerimaan poligami.

"Ya tergantung masyarakat, bisa menerima atau tidak," ucap Tifatul di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jaksel, Sabtu (28/12/2013).

Lebih lanjut Tifatul diam tak menjawab pertanyaan berikutnya. Dia bergegas menuju ke mobilnya, usai memberi ceramah dalam acara mengenang Buya Hamka.

5. Fahri Hamzah

Wasekjen PKS Fahri Hamzah menyamakan Anis Matta yang berani tampil terbuka dengan istri keduanya, dengan Presiden RI Pertama, Soekarno.

"Sekarang dua istrinya disorot, tetapi sadar atau tidak itu juga yang membuatnya semakin mirip Soekarno, kebetulan Soekarno salah satu idolanya Anis," kata Fahri kepada detikcom, Jumat (27/12/2013).

Menurut Fahri, selama ini belum banyak yang mengenal Anis Matta karena jarang muncul di publik. Anis Matta memang Sekjen PKS paling lama, bahkan Anis dijuluki sebagai Sekjen abadi di internal PKS.

"Tapi orang-orang mulai kaget karena rupanya Anis tak saja mampu di dapur tapi juga mahir di atas pentas berpidato sehingga orang menyebutnya Soekarno muda," kata anggota Komisi III DPR ini.

Namun, bagi Fahri, Anis masih kalah dari Soekarno soal poligami. "Tentu dia kalah dengan Soekarno karena istri Soekarno sembilan dan dia hanya dua," selorohnya.
Halaman 2 dari 6
(nwy/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini