Seperti yang terlihat di rutan yang terletak di Jalan Pahlawan Revolusi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (27/12/2013) ini. Pintu gerbang rutan menjadi tempat pemeriksaan salinan pengunjung, petugas mengecek nomor urut pengunjung yang bisa mencapai dua ratusan dalam sehari. Lalu pengunjung akan masuk ke bilik pemeriksaan.
Di bilik tersebut ada empat petugas pemeriksa bawaan pengunjung dan satu petugas pemeriksa badan. Setelah dinyatakan bersih, petugas akan menstempel tangan pengunjung dan memberikan kalung tamu untuk pengunjung wanita, serta mengambil satu dari tiga lembar formulir pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh petugas pelayanan tahanan, satu lembar formulir pengunjung diambil untuk memanggil tahanan yang hendak ditemui. Pengunjung akan menunggu di aula utama rutan atau selasar yang diberi tenda 3 x 5 meter dan tikar di depan aula.
Tampak pagi tadi setelah KPK mengambil Atut dari rutan untuk pemeriksaan, suasana di aula dan selasar rutan ramai oleh pengunjung dan tahanan. Di sisi kiri selasar ada meja petugas pelayanan tahanan, dan sisi kanan ada masjid serta kantin rutan.
Di dalam aula tampak Brotoseno, Angelina Sondakh, dan ayahnya Prof Lucky Sondakh terlibat obrolan serius. Sopir maut Afriyani juga tampak menemui tamunya di dalam aula yang sama, ia mendapatkan bingkisan makanan ringan dari tamunya tersebut.
Rutan ini dikhususkan untuk wanita yang terlibat kasus pidana seperti korupsi. Para penghuni itu cukup senang mendapatkan kunjungan keluarga atau kerabat mereka. Beberapa di antaranya serius berbincang mempertanyakan masalah keluarga atau kasus hukum mereka.
Namun ada juga yang dikunjungi kekasih atau suaminya, penghuni ini tak segan memeluk dan mencium kening pasangannya yang datang itu di depan ratusan pengunjung lainnya. Ada pula tahanan wanita lainnya yang dikunjungi oleh anaknya yang masih bayi, ia menggendong bayi itu sampai terlelap.
"Kalau jam kunjungan ya memang seperti ini suasananya," kata salah satu penghuni kepada detikcom.
Tak ada tahanan yang tahu bagaimana suasana atau kondisi Atut saat menerima kunjungan dari Airin dan adiknya Ratu Tatu Kamis (26/12) kemarin. "Ya kita dilarang dekat dia," papar penghuni lainnya.
(vid/nwk)











































