"Jangka pendeknya, saya akan mengoptimalkan keberadaan anggota saya. Anggota yang di Samsat akan diturunkan untuk mempertebal keberadaannya di lokasi rawan macet," kata Nurhadi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/12/2013).
Nurhadi mengatakan, anggota akan dipertebal di titik-titik rawan kemacetan, seperti di persimpangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurhadi menambahkan, banyak faktor yang menyebabkan kemacetan di Jakarta semakin parah. Tidak hanya faktor pertumbuhan jumlah kendaraan yang semakin banyak, namun juga faktor pengguna jalan itu sendiri.
"Kurang aware-nya masyarakat atau kesadaran masyarakat dalam berdisiplin lalu lintas yang sudah kurang menjadi salah satu faktor kemacetan," kata dia.
Nurhadi mengatakan, banyak pengguna kendaraan yang tidak mentaati peraturan lalu lintas. Budaya masyarakat yang saling serobot, menyebabkan kemacetan kian parah.
Diakui Nurhadi juga, keterbatasan petugas yang mengatur lalu lintas menjadi salah satu faktor banyaknya masyarakat menjadi tidak tertib berlalu lintas.
"Memang jumlah anggota terbatas, sehingga tidak bisa mengawasi setiap sudut jalan," imbuhnya.
Kemacetan, menurutnya, bukan permasalahan yang harus dipecahkan oleh aparat kepolisian semata. Peran stakeholder, diperlukan untuk bersama-sama menciptakan Jakarta yang bebas macet.
(mei/mok)










































