Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Arifin HM mengatakan, razia ini bersifat fleksibel dan mendadak. Cara tersebut dinilai efektif untuk menjaring supir angkot yang ngetem sembarangan.
"Karena petugas dapat menangkap basah seluruh angkot yang berhenti sembarangan," ujar Arifin saat dihubungi, Jumat (27/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau terbukti tidak bisa menunjukan kelengkapan surat kendaraan akan kami derek dan kandangkan," paparnya.
Sebenarnya operasi ini sudah dilakukan sejak satu bulan yang lalu di sejumlah wilayah rawan pangkalan liar. Beberapa di antaranya ada di Jalan Raya Lenteng Agung, kolong Flyover Jagakarsa, persimpangan Pasar Minggu, tepatnya depan Stasiun Pasar Minggu.
"Lokasi pelanggaran paling banyak ada di jalan-jalan sekitar stasiun kereta api, seperti Stasiun Tebet, Pasar Minggu, Cawang dan lainnya," pungkasnya.
(mok/aan)










































