Proses evakuasi mobil tersebut mengalami kendala. Mobil terjebak ke dalam kubangan air sedalam 6 meter.
"Airnya sangat keruh, anggota kami yang menyelam kesulitan mencari bangkai mobil," ujar Kepala Basarnas Manado Suyanto Samidjan kepada detikcom, Kamis (26/12/2013) malam.
Selain itu, akar-akar dan batang pohon juga menjadi kendala untuk menarik mobil dari dalam air. "Memang sempat ditemukan, tapi saat ditarik lepas lagi karena tertanam di lumpur," lanjut Suyanto.
Hujan deras yang sempat turun sekitar 10 menit lamanya, setidaknya ikut mempersulit proses evakuasi karena makin memperkeruh air. "Kami memfokuskan proses evakuasi korban dulu baru bangkai mobilnya," pungkas Suyanto.
Sebuah mobil Toyota Innova berwarna silver, terjun ke jurang sedalam 25 meter, Kamis (26/12/2013) sekitar pukul 17.00 WITA.
Informasi yang dihimpun, mobil nahas itu bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Winangun menuju Maumbi. Beberapa meter dari lokasi kejadian, mobil terlihat oleng dan keluar jalur menuju jurang.
Lima korban selamat pada peristiwa itu, masing-masing sopir Rivaldy Panisi (19), Indah Karepu (19), Claudio Kahenjau (17), Kristo Salindeho (16) dan Filisia Suci Umar.
Sementara dua korban yang tertinggal di dalam mobil adalah Fernando Manguni (18) dan Reza (20), masih dalam proses evakuasi.
(jor/bag)











































